Bertempat di Auditorium Prof. Amirudin FK Unhas, Sabtu 13 Febuari 2010 tepatnya pukul 08.00 WITA diadakan Talkshow RUU Keperawatan. Acara yang dihadiri oleh 4 pembicara yaitu ibu Ledia Hanifa S.Si, MPSI. T dari anggota Komisi IX DPR RI, Harif Fadillah, S.Kp., SH., Sekretaris PPNI Pusat, Prof. Syamsu dari Ketua Komite Medik RSWS Makassar dan Weni Widya Shari yang merupakan Dirjend Kastrad ILMIKI tersebut mengangkat tema “ Satukan Langkah, Bersama Kita Kawal Pengesahan RUU Keperawatan.
Seperti biasa antusias besar dari elemen keperawatan baik dari unsur mahasiswa, perawat klinik maupun PPNI memenuhi ruangan karena kali ini pun isu RUU Keperawatan yang merupakan napas publik kembali diangkat ke permukaan dengan suasana yang berbeda. Kali ini, diskusi dikemas dalam bentuk Talkshow sehingga sesama pembicara pun bisa saling bertanya mengenai materi masing-masing dan para peserta bisa menanggapi kembali jawaban yang diberikan oleh pemateri.
Dalam pemaparannya, bu Ledia, selaku pembicara pertama menyampaikan bahwa respon proses legislasi RUU Keperawatan ini melalui komunikasi & negosiasi yang saling menghormati dilandasi prinsip kesetaraan serta mengedepankan tujuan bersama membangun sektor kesehatan di Indonesia. Beliau juga menyampaikan bahwa proses legislasi ini bukan perkara yang mudah, perlu deretan panjang. Setelah masuk pun bukan tidak mungkin RUU ini akan dimasukkan dalam UU Tenaga kesehatan karena hal ini akan menjadi pembahasan bersama, apalagi nanti akan timbul asumsi kalau RUU Keperawatan disyahkan menjadi UU maka akan ditakutkan tenaga kesehatan lain seperti bidan, apoteker, ahli gizi dan sebagainya akan meminta adanya UU juga karena mereka kan tenaga kesehatan juga. Akan lebih baiknya kalau semuanya diatur di UU tenaga Kesehatan, (Loh bu bukannya 75% pelayanan kesehatan itu dilakukan oleh perawat???)
MRA singkatan dari Mutual Recognitian Arrangement yang merupakan sebuah bentuk kesepakatan di negara-negara kawasan ASEAN untuk menjalin kerjasama dalam menciptakan kawasan ASEAN yang kompetitif, sejahtera dan stabil sesuai dengan visi ASREAN 2020 tentang partnership in deynamic development, partnership in dynamic development, sehingga ASEAN MRA on Nursing merupakan bentuk kerjasama negara-negara dikawasan ASEAN dalam bidang keperawatan untuk memudahkan mobilitas dari profesional atau skilled labor untuk kawasan ASEAN.
Rasa bangga ini muncul dari kami HIMIKA (himpunan mahasiswa ilmu keperawatan ) STIKES SURYA GLOBAL YOGYAKARTA sejak bulan agustus 2009 ketika itu kami di resmikan memenangkan tender Nursing camp ILMIKI wilayah IV oleh Korwil IV amiriullah Moh.Ali( UMY), saat itu kami diberikan time line dari bulan November 2009-Maret 2010. Akhirnya kita memutuskan ambil bulan Janurai 2010 tepatnya tanggal 16-17.
Pertanyaan besar serta kekecewaan mengiringi perjalanan pulang mahasiswa keperawatan se-Indonesia menuju FIK UI, setelah beberapa menit.
Pagi itu, 5 September 2009 merupakan hari keberuntungan bagi Eni Rahmawati (Dirjen Eks_Sosmas ILMIKI), Dayan Hisni (UNSOED), Abdul Aziz (UNSOED)


