Pada hari senin pagi, bertempat di ruang Gedung Nusantara V DPR RI diadakan seminar nasional keperawatan dengan tema mencari titik temu RUU Keperawatan, yang di inisiasi Oleh komisi IX DPR-RI Fraksi PKS yang bekerjasama dengan PPNI Pusat. Dalam seminar tersebut pembicaranya dari :
1. Ketua Umum PPNI Pusat
2. Ketua PB. IDI
3. Kepala PPPSDM DEPKES RI
4. Sekjen Konsorsium Ilmu Kesehatan
5. Komisi IX DPR RI: Prof. Achir Yani S Hamit, DNSc
: Dr. Prijo Sidipratomo, Sp. Rad.
: Dr. Bambang Giatno Rahardjo, MPH
: Prof. Dr. H. Ma'rifin Husin, Sp.FK., M.Sc
: Ledia Hanifa S.Si, MPSI.T
Dalam seminar yang dihadiri semua elemen dari Mahasiswa yang di wakili ILMIKI, perawat RS, Perawat Puskesmas, perwakilan IDI, Perwakilan IBI, Apoteker, pihak RS, LSM Kesehatan, perwakilanfraksi di DPR-RI dibuka oleh wakil ketua Komisi IX Ledia Hanifa S.Si, MPSI.T. Rencananya seminar tersebut juga mengundang ketua komisi XI dr. Ribka Tjiptaning, namun tidak hadir kerena harus bertemu dengen kepala daerah di Jawa barat.
Gerakan mahasiswa di Indonesia adalah kegiatan kemahasiswaan yang ada di dalam maupun di luar perguruan tinggi yang dilakukan untuk meningkatkan kecakapan, intelektualitas dan kemampuan kepemimpinan para aktivis yang terlibat di dalamnya demi memperjuangkan sebuah nilai.
Merunut dari perjalanan 12 Mei 2008 yang lalu, yaitu dilakukan gerakan nasional perawat untuk mensukseskan UU keperawatan dimana seluruh komponen perawat dan mahasiswa keperawatan bergerak serentak turun ke jalan melakukan demonstrasi ke DPR RI dan melakukan aksi simpatik dengan tidak meninggalkan “pelayanan dengan tujuan pemblowupan isu tentang pentingnya UU keperawatan ke masyarakat yang pada akhirnya memberi desakan kepada DPR RI untuk segera mengesahkan RUU keperawatan.
Pertanyaan besar serta kekecewaan mengiringi perjalanan pulang mahasiswa keperawatan se-Indonesia menuju FIK UI, setelah beberapa menit.
Pagi itu, 5 September 2009 merupakan hari keberuntungan bagi Eni Rahmawati (Dirjen Eks_Sosmas ILMIKI), Dayan Hisni (UNSOED), Abdul Aziz (UNSOED)


